Skip to main content

Muncul Iklan Meskipun Belum Dimonetisasi Di Youtube?


Di salah satu Group di Facebook yang membahas seputar Youtube sering saya temukan pertanyaan kurang lebih seperti ini: Kenapa muncul iklan di video saya padahal belum pasang iklan?. Penasaran dengan jawaban pastinya saya mencoba mencari tau di Pencarian Google dan menemukan penjelasan dari laman Panduan Google yang kurang lebih seperti berikut ini.

Saya bukan partner YouTube, mengapa saya melihat iklan di video saya?

"Iklan dapat muncul di video yang Anda upload meskipun Anda belum memonetisasi video tersebut."

"Jika Anda tidak memiliki semua hak yang diperlukan atas konten yang terkandung dalam video Anda, pemilik hak mungkin telah memilih untuk memasang iklan di video tersebut. YouTube juga dapat menempatkan iklan pada video di channel yang tidak tergabung dengan Program Partner YouTube."

Lebih lanjut di blog Google menjelaskan sebagai berikut. Saya salinkan bagian intinya saja yang sudah diterjemahkan ke Bahasa Indonesia. Untuk lebih rincinya silakan ke Blog Google.

"Persyaratan baru ini akan berlaku di negara-negara di luar Amerika Serikat pada pertengahan tahun 2021."

"Video dari saluran yang tidak tergabung dalam Program Mitra YouTube (YPP), dan kami akan mulai menempatkan iklan secara bertahap di video yang aman bagi merek. Ini adalah bagian dari investasi berkelanjutan kami dalam solusi baru, seperti iklan Umpan Beranda, yang membantu pengiklan secara bertanggung jawab memanfaatkan YouTube dalam skala penuh untuk terhubung dengan pemirsa dan mengembangkan bisnis mereka. Pengiklan akan terus memiliki akses penuh ke kontrol kesesuaian merek kami. Selama tiga tahun terakhir, kami meningkatkan kemampuan kami untuk mengidentifikasi penempatan yang tepat bagi pengiklan, sebagian dengan bekerja sama dengan mitra periklanan dan organisasi industri kami . Karena channel ini tidak tergabung dalam YPP, tidak ada bagi hasil bagi kreator, tetapi kreator masih dapat mendaftar ke YPP setelah memenuhi kriteria kelayakan, yang tetap sama."

Kesimpulannya, ada beberapa poin yang dijelaskan diatas:

1. Partner dapat diartikan sebagai Kreator yang sudah diterima berpartisipasi dengan Adsense dan dapat menampilkan iklan di video yang kita unggah di Youtube.

Namun meskipun belum menjadi Partner tetapi iklan tetap dapat muncul di video yang kita upload meskipun belum memonetisasi video tersebut dan tidak mendapat bayaran karena belum tergabung dalam Program Mitra YouTube (YPP), kecuali menjadi Partner terlebih dulu.

Sebagai info tambahan syarat menjadi Program Partner YouTube bisanya harus memiliki 1000 subscriber dan 4000 jam tayang setelah itu baru bisa bergabung jadi Partner. Info lengkapnya dapat dilihat di Youtube > Setelan > Youtube Studio.

Bisa dibilang semua itu hak Youtube sesuai Persyaratan baru yang berlaku di negara-negara di luar Amerika Serikat dimulai sejak pertengahan tahun 2021. Persyaratan yang tentunya sudah kita setujui saat awal bergabung di Youtube.

2. Selain itu, penyebab lainnya ialah bisa jadi kita telah re-upload video orang lain sehingga pemilik sah video tersebut memiliki hak untuk memasang iklan pada video miliknya di akun kita.

Berita baiknya, jika kita pemilik sah dari video tersebut atau pemegang hak ciptanya alias bikinan kita sendiri namun tetap muncul iklannya meski belum menjadi Partner Youtube itu tandanya video kita keren guys dan peluangnya besar untuk diterima jadi Partner. Sebab Youtube hanya menempatkan iklan di video yang aman bagi merek mereka yang berarti video kita dianggap aman guys.

Demikian kurang lebihnya mohon maaf saya juga hanya pemula yang tidak banyak tau soal itu tapi semoga penjelasan diatas dapat menjawab pertanyaan tersebut.

Comments

  1. ooo gitu toh
    brarti muncul iklan gara2 ini
    padahal belum termonetisasi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul guys sesuai info dari google support yg telah dicantumkan pada post diatas.

      Delete


  2. Betul Hu kalau video yang kita upload Orginal dan murni buatan kita pasti akan ada iklan dadakan yang muncul, Meski belum di Monetisasi.

    Tapi yaa ruginya jika orang2 gajian dari youtube yang ia kelolanya kita cuma bisa gigit jari dan remas2 jari.🤣🤪

    Kalau remas anu mah masih enak Huu berasa kenyal. Biar kaga gajian dari youtube🤣🤣🤣🤣🤪🤪

    ReplyDelete
    Replies
    1. mungkin lagi bikin ager ager kali ya kang...kan kenyal 🤣

      ager ager puding jely wkwkkw

      Delete
    2. Nah mungkin itu salah satunya guys, karena original jadi dapat iklan dadakan.

      Tul gais bikin agar2 terus di remas2 😅😅

      Delete
  3. agak susah juga ya mas jadi youtuber..minimal subscriber biar bisa hits harus sekian k...huhuhu....

    aku ga ada bakat...

    tapi pengen sih..sebenernya sempat kepikiran bikin yutub kan bisa video apa aja ya, tutorial masang alat bisa, ngrekam pemandangan alam atau suatu kota tanpa perlu kitanya muncul juga bisa atau kebanyakan edit kasih meme meme...aku malah sering keganggu kalau liat yutub banyak meme nya wkkwkw...suka yang pure video bahkan minim narasi asal bening dan kualitas 4k atau lebih tinggi dari itu aku sih suka

    kalau biar aman dan ga kena semprit...itu misal mau cantumkan lagu backsoundnya juga kudu extra ati ati ya gais...biar ga kena hak cipta hohoho

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul gais agak susah karena banyak syaratnya.

      Gada bakat dan belum berminat, terkadang kedua itu beda tipis gais 😅

      Klo soal kualitas bisa diatur penonton gais, kalau saya biasanya pilih low gais cocok untuk sinyal desa yg lemot gais, meski low tapi tetap keliatan gais 😅

      Setuju guys kudu ati2 cantumin sesuatu biar ga kena hak tinggi eh sepatu hak 😅

      Delete

Post a Comment

Jika ada hal yang kurang jelas, misalnya tips dan trik yang tidak berfungsi, ulasan yang sudah usang, meski mengetahui ada ulasan yang memerlukan pembaruan terkadang kami malas untuk memperbaruinya, jadi silakan tanyakan saja melalui kolom komentar dan akan kita bahas bersama. Regards!